Category Archives: Jurnal Perekam dan Informasi Kesehatan

Jurnal Kesehatan Indonesia (Jurkessia)

Hubungan Antara Kelelahan Kerja dengan Produktivitas Kerja Petugas Rekam Medis di RS ”X”

Aris Antoni

Abstrak

Jumlah kunjungan pasien rawat jalan dan rawat inap yang tinggi di Siloam Hospitals Kebun Jeruk dan tidak diimbangi dengan jumlah tenaga yang cukup mengakibatkan beban kerja yang tinggi. Kondisi ini sering menimbulkan kesalahan dalam memberikan pelayanan rekam medis. Produktivitas kerja yang ditampilkan petugas rekam medis menjadi kurang memenuhi harapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelelahan kerja dengan produktivitas kerja petugas rekam medis di Unit Rekam Medis Rumah Sakit “X” Kebun Jeruk. Jenis penelitian bersifat kuantitatif dengan desain cross sectional menggunakan metode deskriptif analitik. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah petugas rekam medis di Rumah Sakit “X” Kebun Jeruk berjumlah 18 orang yang melakukan jenis kerja fisik yaitu bagian admission, filing & retrieval, distribusi rekam medis, koding rawat jalan dan rawat inap, serta assembling dan analisis rawat inap. Skor produktivitas kerja diukur dari jumlah rekam medis yang selesai dikerjakan per jam. Skor kelelahan kerja dihitung berdasarkan angka CVL ( Cardiovascular Load) dengan mengukur denyut nadi kerja, denyut nadi istirahat, denyut nadi maksimal dan denyut nadi maksimal 8 jam.Data yang dihasilkan dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat. Uji analisis data menggunakan Pearson Product Moment. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan sebagian besar petugas rekam medis berumur antara 25-34 tahun, jenis kelamin paling banyak laki-laki dan masa kerja antara 1-5 tahun, berpendidikan terbanyak DIII dan berstatus sebagian besar pegawai tetap. Rata-rata skor kelelahan kerja sebesar 38.33 (SD = 10.35) dan produktivitas kerja sebesar 50.22 (SD = 9.24). Uji statistik menunjukkan korelasi yang negatif namun tidak bermakna (r = -0.219 ; p = 0.384 > 0.05). Disimpulkan bahwa kelelahan kerja akan berdampak negatif terhadap produktivitas kerja dan akan merugikan perusahaan. Upaya-upaya untuk meningkatkan produktivitas kerja harus selalu dilakukan.

Kata Kunci: Rekam Medis, Kelelahan Kerja, Produktivitas Kerja

(Jurkessia, Vol. I, No. 1 hal 40 – 46)

Jurnal Kesehatan Indonesia (Jurkessia)

ASPEK REKAM MEDIS DALAM PERLINDUNGAN HUKUM PASIEN, DOKTER DAN INSTANSI PELAYANAN

Deasy Rosmala Dewi

Abstrak

Pola hubungan dokter – pasien yang semula paternalistik menjadi pola partnership menuntut adanya peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Karena pada pola yang baru ini memperkenalkan beberapa hal yang saat ini sedang dalam proses penerimaan masyarakat, diantaranya tentang hak pasien. Tidak sempurnanya pelaksanaan hak pasien ini sering dijadikan alasan pasien untuk menggugat, mengadukan bahkan menuntut dokter maupun tenaga kesehatan lainnya dalam masalah malpraktek. Rekam Medis yang berisi  catatan  dan dokumen tentang identitas pasien, anamnesa, riwayat penyakit, hasil pemeriksaan laboratorium, diagnosis, persetujuan tindakan medis, tindakan pengobatan, catatan perawat, catatan observasi klinis dan hasil pengobatan, resume akhir dan evaluasi pengobatan harus dijaga dan dipelihara dengan baik kelengkapannya karena akan memberi kedudukan kuat sebagai bukti pertanggungjawaban hukum.

Kata kunci:  Rekam Medis, Pasien, Permenkes, malpraktek

(Jurkessia, Vol. I, No. 1 hal 33 – 39)