Category Archives: Volume I, Nomor 1, November 2010

Jurnal Kesehatan Indonesia (Jurkessia)

Hubungan Antara Kelelahan Kerja dengan Produktivitas Kerja Petugas Rekam Medis di RS ”X”

Aris Antoni

Abstrak

Jumlah kunjungan pasien rawat jalan dan rawat inap yang tinggi di Siloam Hospitals Kebun Jeruk dan tidak diimbangi dengan jumlah tenaga yang cukup mengakibatkan beban kerja yang tinggi. Kondisi ini sering menimbulkan kesalahan dalam memberikan pelayanan rekam medis. Produktivitas kerja yang ditampilkan petugas rekam medis menjadi kurang memenuhi harapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelelahan kerja dengan produktivitas kerja petugas rekam medis di Unit Rekam Medis Rumah Sakit “X” Kebun Jeruk. Jenis penelitian bersifat kuantitatif dengan desain cross sectional menggunakan metode deskriptif analitik. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah petugas rekam medis di Rumah Sakit “X” Kebun Jeruk berjumlah 18 orang yang melakukan jenis kerja fisik yaitu bagian admission, filing & retrieval, distribusi rekam medis, koding rawat jalan dan rawat inap, serta assembling dan analisis rawat inap. Skor produktivitas kerja diukur dari jumlah rekam medis yang selesai dikerjakan per jam. Skor kelelahan kerja dihitung berdasarkan angka CVL ( Cardiovascular Load) dengan mengukur denyut nadi kerja, denyut nadi istirahat, denyut nadi maksimal dan denyut nadi maksimal 8 jam.Data yang dihasilkan dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat. Uji analisis data menggunakan Pearson Product Moment. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan sebagian besar petugas rekam medis berumur antara 25-34 tahun, jenis kelamin paling banyak laki-laki dan masa kerja antara 1-5 tahun, berpendidikan terbanyak DIII dan berstatus sebagian besar pegawai tetap. Rata-rata skor kelelahan kerja sebesar 38.33 (SD = 10.35) dan produktivitas kerja sebesar 50.22 (SD = 9.24). Uji statistik menunjukkan korelasi yang negatif namun tidak bermakna (r = -0.219 ; p = 0.384 > 0.05). Disimpulkan bahwa kelelahan kerja akan berdampak negatif terhadap produktivitas kerja dan akan merugikan perusahaan. Upaya-upaya untuk meningkatkan produktivitas kerja harus selalu dilakukan.

Kata Kunci: Rekam Medis, Kelelahan Kerja, Produktivitas Kerja

(Jurkessia, Vol. I, No. 1 hal 40 – 46)

Jurnal Kesehatan Indonesia (Jurkessia)

ASPEK REKAM MEDIS DALAM PERLINDUNGAN HUKUM PASIEN, DOKTER DAN INSTANSI PELAYANAN

Deasy Rosmala Dewi

Abstrak

Pola hubungan dokter – pasien yang semula paternalistik menjadi pola partnership menuntut adanya peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Karena pada pola yang baru ini memperkenalkan beberapa hal yang saat ini sedang dalam proses penerimaan masyarakat, diantaranya tentang hak pasien. Tidak sempurnanya pelaksanaan hak pasien ini sering dijadikan alasan pasien untuk menggugat, mengadukan bahkan menuntut dokter maupun tenaga kesehatan lainnya dalam masalah malpraktek. Rekam Medis yang berisi  catatan  dan dokumen tentang identitas pasien, anamnesa, riwayat penyakit, hasil pemeriksaan laboratorium, diagnosis, persetujuan tindakan medis, tindakan pengobatan, catatan perawat, catatan observasi klinis dan hasil pengobatan, resume akhir dan evaluasi pengobatan harus dijaga dan dipelihara dengan baik kelengkapannya karena akan memberi kedudukan kuat sebagai bukti pertanggungjawaban hukum.

Kata kunci:  Rekam Medis, Pasien, Permenkes, malpraktek

(Jurkessia, Vol. I, No. 1 hal 33 – 39)

Jurnal Kesehatan Indonesia (Jurkessia)

Hubungan Motivasi Belajar Dengan Indeks Prestasi Mahasiswa Semester III Akademi Kebidanan Martapura Tahun 2010

Erwan Efendi1*, Iin Aisya Asih2, Nina Rahmadiliyani1, Faizah Wardhina2

Abstract

Motivation is mind factor that generate, constitute and instruct deed learns. Someone who is big motivation will be impetous try to improve achievement learns. Midwifery Academy Students of Martapura still a lot find difficulties in learning, seen from existence of student that do not want to learn and lack of motivation in it-self until result learning at all less gratify. This can be seen that achievement index at semester III students consisting of nothing that has very good achievement index, 30 students have a good achievement index, 98 students have enough achievement index and 16 students have less achievement index. Purpose of this research was to know correlation of learning motivation with achievement index at semester III students in Midwifery Academy Martapura Year 2010. Research method is the analytic with cross sectional design. This Research is conducted to 144 students at semester III in Midwifery Academy Martapura. Result that obtained from Pearson Chi-square test showed there is correlation of learning motivation with achievement index at semester III students in Midwifery Academy Martapura Year 2010. For research hereinafter better checked about research variable that have not yet checked with larger ones sampel and which vary responder characteristic.

Keyword : Learning Motivation, Achievement Index

(Jurkessia, Vol. I, No. 1 hal 28 – 32)

Jurnal Kesehatan Indonesia (Jurkessia)

Gambaran Peran Kader Posyandu Dalam Penyelenggaraan Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarbaru Tahun 2010

Nor Wahidah, Aulia Rahmah, Misna Tazkiah*

Abstract

Cadre health of countryside represent most group often have interaction to society so that have strategic position and effective medium in communicating messages related to problem of health. And role of cadre will more effective to increase knowledge and grow awareness of society from which disagree with health norm become to behavior which supporting health. This study used descriptive research design. Research population is posyandu’ cadre in work area Puskesmas Banjarbaru. This research start on March until April 2010 by entagling 44 responder peoplea nd data collecting done by using questionnaire. Pursuant to result of this research can be concluded that role of posyandu’s cadre in management of posyandu most respondent have good participation caused by supporter factor in execution of role that is got experience during becoming cadre, the duration becoming cadre, getting addition aducation from offices of health and knowledge in management of posyandu at work area Puskesmas Banjarbaru.

Keyword  : Posyandu, Role of cadre

(Jurkessia, Vol. I, No. 1 hal 23 – 27)

Jurnal Kesehatan Indonesia (Jurkessia)

Hubungan Pemberian ASI dan Susu Formula dengan Tingkat Dehidrasi pada Bayi yang Diare Usia 0-6 Bulan di Puskesmas Martapura

Nina Rahmadiliyani1*, Dewi Puspita2, Fakhriyah2

Abstract

According to Household Health Survey (SKRT) ministry of health of the republic of Indonesia in 2000, causes of infant mortality is 10% because of diaarhea. One cause of diarrhea in infants because infants who have been given food and drink other then breast milk before the age of 6 months. The purpose of this study was to determine if there is a relationship. Breastfeeding and infant formula with a rate of diarrheal dehydration in infants aged 0-6 months in clinic martapura months from March to May 2010. This study used analytical observational cross-sectional approach, the sampling using a purposive sampling. Researchers in collecting data directy distributing questionnaires to the respondents. Then the data obstained were processed and analyzed using Fisher’s exact Test. From Fisher’s exact Test was obtained in an breastfeeding with a = 0,05 and r = 0,001 so that, r< a so that Ho is rejected, then there is exclusive breast feeding relationship with the level of diarrheal dehydration in infants aged 0-6 months and on formula that diarrheal dehydration in infants aged 0-6 months and on feeding with a = 0,05 and r = 0,001, r< a so that Ho is rejected, so there is correlation with the level of infant formula that diarrheal dehydration in infants 0-6 months of age at the public health center Martapura

Keywords : breastfeeding, Infand formula, level of dehydration and diarrhea

(Jurkessia, Vol. I, No. 1 hal 18 – 22)