Jurnal Kesehatan Indonesia (Jurkessia)

ASPEK REKAM MEDIS DALAM PERLINDUNGAN HUKUM PASIEN, DOKTER DAN INSTANSI PELAYANAN

Deasy Rosmala Dewi

Abstrak

Pola hubungan dokter – pasien yang semula paternalistik menjadi pola partnership menuntut adanya peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Karena pada pola yang baru ini memperkenalkan beberapa hal yang saat ini sedang dalam proses penerimaan masyarakat, diantaranya tentang hak pasien. Tidak sempurnanya pelaksanaan hak pasien ini sering dijadikan alasan pasien untuk menggugat, mengadukan bahkan menuntut dokter maupun tenaga kesehatan lainnya dalam masalah malpraktek. Rekam Medis yang berisi  catatan  dan dokumen tentang identitas pasien, anamnesa, riwayat penyakit, hasil pemeriksaan laboratorium, diagnosis, persetujuan tindakan medis, tindakan pengobatan, catatan perawat, catatan observasi klinis dan hasil pengobatan, resume akhir dan evaluasi pengobatan harus dijaga dan dipelihara dengan baik kelengkapannya karena akan memberi kedudukan kuat sebagai bukti pertanggungjawaban hukum.

Kata kunci:  Rekam Medis, Pasien, Permenkes, malpraktek

(Jurkessia, Vol. I, No. 1 hal 33 – 39)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s